21 Mei 2009

sekaten

SEKATEN: A RELIGIOUS AND CULTURAL TRADITION
(Sekaten : Tradisi Keagamaan dan Budaya)


The Terminology of Sekaten (Istilah Sekaten)

The word sekaten derives from several versions. Some say sekaten comes from the word sekati that is the name of two sets of the sacred gamelan inruments which is known as Kanjeng Kyai Sekati. These instruments are played in the commemoration of Maulud Nabi Muhammad SAW. Some others believe that sekaten derives from syahadataini, a profession of faith saying that there is no god other than Alloh and Muhammad is his messenger.

Kata sekaten berasal dari beberapa versi. Beberapa berkata 'sekaten' berasal dari kata 'sekati' yang merupakan nama dari 2 set alat music gamelan yang dikenal sebagai Kanjeg Kyai Sekati. Alat musik ini dimainkan dalam peringatan maulud Nabi Muhammad SAW. Beberapa lainnya percaya bahwa 'sekaten berasal dari syahadataini', kesaksian iman yang menyatakan tidak ada tuhan selain Alloh dan Muhammad adalah utusanNYA.

The Roles of Sekaten Then and Now (Peran Sekaten Dulu dan Sekarang)

The sekaten festival dates back to the year 1939 Saka on the Javanese calendar, or 1477, when Raden Patah of Demak Bintoro founded the Grand Mosque of Demak, with the support of the wali (propagators of Islam on Java island).

Pesta sekaten membawa kita kembali pada tahun 1939 Saka menurut kalender jawa, atau 1477, ketika Raden Patah dari Demak Bintoro mendirikan Masjid Agung Demak,dengan bantuan wali.

The festival was also the result of discussions with the wali, who said a special event should be held for seven consecutive days ahead of the anniversary of the Prophet Muhammad's birth, with the main purpose to spread Islam.

Pesta tersebut juga hasil dari diskusi dengan wali, yang mengatakan bahwa peristiwa khusus sebaiknya diadakan selama 7 hari berturut-turut sebelum perayaan hari kelahiran nabi Muhammad, yang tujuan utamanya adalah menyebarkan Islam.

Sekaten was first held at a field near the mosque. In order to draw people's attention to the event, one of the wali, Sunan Giri, created gamelan, traditional musical instruments to be played near the mosque compound.

Sekaten pertamakali diadakan di lapangan dekat masjid. Untuk menarik perhatian masa ke even tersebut, salah satu wali, Sunan Giri, menciptakan gamelan, alat music tradisional untuk dimainkan di dekat kompleks masjid.

With the instruments, Javanese traditional music compositions, known as gending, composed by Sunan Kalijaga were sung and played. By the end of the event, people who had expressed a desire to convert to Islam were assisted by the wali in saying the syahadatain, which is a profession of faith saying that there is no God other than Allah and that Muhammad is His Messenger.

Dengan alat music tersebut, komposisi music traditiona Jawa , yang dikenal sebagai gending dan yang diciptakan oleh Sunan Kalijaga diyanyikan dan dimainkan. Di penghujung even, orang yang sudah menyatakan keinginan untuk berpindah agama Islam dibantu oleh wali untuk mengucapkan syahadat, yang merupakan kesaksian iman yang berbunyi tiada tuhan selain Alloh dan Muhammad adalah utusanNYA.

As the event developed, sekaten turned into a traditional folk celebration that was held annually, and later became an official tradition of Demak, especially after it became an Islamic kingdom.

Sejalan dengan perkembangan even tersebut, sekaten berubah menjadi perayaan rakyat yang diadakan setiap tahun, dan kemudian menjadi tradisi resmi di Demak, khususnya setelah Demak menjadi kerajaan Islam.

The tradition continued even after the kingdom developed into the powerful Mataram kingdom and was split into the separate kingdoms of Surakarta and Yogyakarta. Both Surakarta and Yogyakarta palaces preserved sekaten celebration as a part of their cultural and religious heritage. This explains why sekaten is to this day held each year in the two cities.

Tradisi tersebut berlanjut bahkan sesudah kerajaan Demak berkembang menjadi kerajaan Mataram yang agung dan dipisah menjadi kerajaan-kerajaan di Surakarta dan Yogyakarta. Keduanya melestarikan perayaan sekaten sebagai bagian dari warisan budaya dan agama. Ini menjelaskan mengapa sekaten sampai sekarag diselenggarakan di 2 kota tersebut.

In Yogyakarta palace, the celebration has been developed over the years to its present form. The latest changes occurred this year when the previously month-long Sekaten Night Market held ahead of the main event was changed into the 38-day Jogja Expo Sekaten '04.

Dikraton Yogya,bentuk perayaan tersebut berkembang sampai sekarang.Perubahan terakhir terjadi tahun ini ketika pasar malam sekaten yang dulu diadakan satu bulan sebelum maulud nabi, diperpanjang menjadi 38 hari.

A private event organizer also was hired to professionally manage the event to make it a nationally recognized business exhibition.

EO swasta juga disewa untuk memanage event tersebut supaya menjadi pameran dagang yang dikenal secaya nasional.


The Procession (prosesi sekaten)

Ziarah Pambuka
Ziarah Pambuka is a pilgrimage to two grave yards, Kotagede and Imogiri grave yards. The aim is to respect and to pray for the founder of Mataram (the former of Yogyakarta) and the former kings. At Kotagede, the pilgrims visit the tomb of Panembahan Senopati, the founder of Mataram . At Imogiri they visit the grave of the former kings of Yogyakarta.

Ziarah pambuka adalah ziarah ke 2 makam, makam Kotagede dan makam Imogiri. Tujuannya adaah untuk menghormati dan mendoakan pendiri Mataram (Yogya dulu) dan raja-raja sebelumnya.Di kota Gede, para peziarah mengunjungi makam Panembahan Senopati, pendiri kerajaan mataram. Di Imogiri mereka mengunjungi makam raja-raja Yogyakarta yang terdahulu.

Pasang Pathok
This is the ceremony to begin the preparation of the location of Sekaten. In Yogyakata, the location is always at Alun-alun Utara Kraton (North Square of Kraton Yogyakarta).

Ini adalah upacara untuk memulai persiapan lokasi sekaten. Di Yogya, lokasinya selalu di alun-alun Utara kraton

Pambuka
It is the opening ceremony. In this ceremony, we can see various performances. The venue is on Alun-alun Utara or Pagelaran Kraton. Artists perform their choreography, music arrangement and traditional singing. This is the most valuable time to be missed.

Ini adalah upacara pembukaan. Dalam upacara ini, kita bisa lihat bermacam-macam pertunjukan. Tempatnya di alun-alun utara pagelaran keraton. Para seniman menampilkan koreografi, aransemen music, dan nyanyian tradisional mereka. Ini sangat berharga untuk ditinggalkan.


Miyos Gongso
This is the beginning event of sekaten. The sacred gamelan Kanjeng Kyai Sekati is taken out from the saving room at Bangsal Srimanganti to at the Masjid Agung (Mosque) yard. The gamelan is played a week before the birthday of Prophet Muhammad at 12 Rabiul Awal or 12 Maulid.

.

Ini adalah awal sekaten.Gamelan sakral KanjengSekati dikeluarkan dari tempat penyimpanan di Bangsal Srimanganti ke halaman Masjid A Kyai Sekati dibawa keluar dari tempat penyimpanannya. Gamelannya dimainkan seminggu sebelum maulud nabi.

Kondur Gongso
A night before 12 Mulid the gamelan will be taken back to its room at Bangsal Srimanganti. Before the ceremony, Sultan of Yogyakarta will attend at the porch of the Mosque to listen to the story of Prophet Muhammad. A chief of Kraton reads the story.

Semalam sebelum 12 maulid, gamelan tersebut dikembalikan di Bangsal Srimanganti, Sebelum upacara, Sultan akan hadir di masjid untuk mendengarkan cerita tentang Nabi Muhammad. Seorang pemuka Kraton membacakan ceritanya.

Grebeg Maulud
Grebeg is the peak of sekaten. Grebeg comes from the word garebeg a cultural rite of Sultan to thank God for the blessing. In this rite Sultan gives alms for abdi dalem (sultan`s staff and servents) and kawula dalem (Sultan's people). Gunungan putri and gunungan kakung are the focus of grebegan. Gunungan is a pyramidal offering made of food, vegetables and fruits. The people will compete to get everything from gunungan as they beieve they will get prosperity. This is the end of sekaten and the fair at Alun-Alun Utara.

Grebeg adalah puncak sekaten. Grebeg berasal dari kata 'garebeg', ritual budaya Sultan sebagai rasa syukur kepada Tuhan atas berkahnya.Di dalam ritual ini Sultan memberikan sedekah kepada abdi dalem dan kawula dalem. Gunugan Putri dan Gunungan Kakung adalah focus grebeg. Gunungan adalah sesaji yang berbentuk pyramid yang terbuat dari makanan, sayuran dan buah. Orang-orang akan berebut mendapatkan apa saja dari gunungan itu karena mereka percaya mereka akan mendapat kemakmuran. Prosesi ini adalah akhir dari Sekaten dan pasar malam di Alun-Alun Utara Keraton.

Ziarah Panutup
This is the closing pilgrimage to Kotagede and Imogiri grave yards.
Ini adalah ziarah penutup ke makam Kotagede dan Imogiri.



Sumber (Source):
1. Kompas.com
2. Indonesia.com
3. Gudegjogja.net







Cepat, Bebas Iklan, Kapasitas Tanpa Batas - Dengan Yahoo! Mail Anda bisa mendapatkan semuanya.

13 Maret 2009

Genie oh genie ....

A Tubanese, named kang Wier; a Cilacapese, named kang Oni; and a Gombongese, named kang Umang were traveling on a boat from France to Australia. Seorang dari Tuban yang bernama kang Wier,; seorang dari Cilacap yang bernama kang Oni; dan seorang dari Gombong yang bernama kang Umang sedang bepergian naik perahu dari Perancis ke Australia.


Unfortunately, the boat sank but the three men swam to a small island. Celakanya perahu tersebut karam tetapi ketiga pria itu berenang menuju sebuah pulau kecil.


There was nobody in the island and it was thousands of kilometers from Australia.. Tak ada seorangpun di pulau itu dan pulau itu beribu-ribu kilometer jauhnya dari Australia.


The men waited for another boat, but none came. Para pria itu menunggu perahu lain, tetapi tak satupun datang.


After two months they were very unhappy. Setelah 2 bulan, mereka sangat tidak bahagia.


"We will have to live here forever", said kang Wier. "Kita akan tinggal disini selamanya", kata kang Wier.


"We will have to eat bananas everyday", said kang Oni. "Kita akan makan pisang setiap hari", kata kang Oni.


"We will never see our families again", said kang Umang. "Kita tidak akan pernah bertemu keluarga kita lagi", kata kang Umang.


One day kang Wier found an old bottle on the beach. He took it. When He opened it a genie came out. Suatu hari kang Wier menemukan sebuah botol tua di pantai. Diambilnya botol itu. Ketika dia membukanya keluarlah jin.


The genie said to the three men, "Thank you for letting me out of the bottle. I was in the bottle for five hundred years. Now I`m free. I can give you 2 wishes each" Jin itu berkata kepada ketiga pria tersebut, "Terimakasih telah mengeluarkan saya dari botol. Saya sudah didalam botol selama 500 tahun. Sekarang saya bebas. Saya bisa beri kalian masingmasing 2 permintaan .


Kang Wier said "I haven`t seen any beautiful woman and delicious food since I became an army, so I want some beautiful women and some rawon too. Secondly, I want to go back to Tuban" Kang Wier berkata " Saya belum bertemu wanita cantik dan makan makanan enak sejak saya menjadi tentara, jadi saya mau beberapa wanita catik dan sedikit rawon juga. Kedua, saya mau kembali ke Tuban"


The Genie granted kang Wier`s whishes. Jin itu mengabulkan permintaan kang Wier.

Then Kang Oni said his wishes, " I miss salted fish and fresh water, so I want salted fish to eat and fresh water to drink. Secondly, I want to go back to Cilacap". Kemudian kang Oni menyampaikan permintaanya, " Saya kangen ikan asin dan air tawar segar, jadi saya mau ikan asin untuk makan dan air tawar segar untuk minum. Kedua, saya mau kembali ke Cilacap.


The genie granted kang Oni`s whishes. Jin itu mengabulkan permintaan kang Oni.

"And what do you want?", the genie asked kang Umang. "Dan apa yang anda inginkan?", jin itu bertanya kepada kang Umang.


Kang Umang thought for a few minutes. Finally he said, "It`s lonely here now. Will you bring back the Tubanese and will you bring back the Cilacapese, please?" Kang Umang berpikir sejenak. Akhirnya dia berkata, " Sekarang sepi disini. Tolong kembalikan orang Tuban itu dan tolong kembalikan orang Cilacap itu.


26 Februari 2009

MELIUK – LIUK SELAMA WORKSHOP

--- On Thu, 2/26/09, Dra. Retno Sulistyaningrum <lilies86@telkom.net> wrote:

MELIUK – LIUK SELAMA WORKSHOP

Jangan ngeres lho! Baca dulu cerita saya sampai tuntas ya.

Alhamdulillah  workshop saya di Kendal berjalan sangat lancar. Ws saya  berjudul THE REMARKABLE ADVANTAGES OF MINDMAPPING FOR LEARNING FOREIGN LANGUAGES (keuntungan luarbiasa dari mindmapping untuk belajar bahasa asing). Ws tersebut diikuti oleh 25 orang yang semuanya guru bahasa Inggris, sehingga mereka tidak merasa kesulitan mengikutinya bahkan menikmatinya. Seperti acara-acara presentasi lain, ws saya terbagi dalam tiga fase: introduction, body, dan closing.

Pada fase introduction, saya mengajak peserta untuk menyanyi bersama lagu WHATEVER WILL BE WILL BE (apa yang akan terjadi-terjadilah). Lagu ini dimaksudkan untuk membawa peserta dari seminar IT ke dunia lain yaitu bahasa (Inggris). Lagu itu juga untuk menyegarkan kembali suasana hati dan pikiran peserta pasca seminar. Dengan lagu itupun saya bias menarik perhatian peserta untuk mendengarkan saya. Setelah mereka in the mood, saya ajak mereka berdiskusi tentang mindmap, sejarahnya, perkembangannya, dan manfaatnya yang luar biasa untuk belajar (bahasa).

Pada fase ke dua, peserta berlatih tahapan-tahapan menbuat mindmap. Pada fase inilah, peserta meliuk-liuk. Begini ceritanya. Mula-mula mereka berlatih membuat garis meliuk sebanyak-banyaknya supaya tangan mereka trampil membuat mindmap. Saking semangatnya, bukan saja tangan yang meliuk, tetapi  juga badan mereka sesekali meliuk. Berikutnya mereka berlatih memancarkan pikiran dengan menuangkan ide mereka dalam mindmap.

Tahap demi tahap kami lalui dengan canda, tawa, dan kompetisi untuk menjadi mindmapper dengan katagori tercepat, tertepat, dan terkreatif. Ketika hampir 2/3 perjalanan, peserta Nampak lelah. Lalu saya ajak mereka menyanyi sambil berolahraga kecil. Judul lagunya adalah UP AND DOWN AND SHAKE (naik dan turun dan goyang). E… mereka minta lagu lagi. Untung saya sedia satu lagu lagi.

Kali ini mereka harus mendengarkan lagu MOTHER HOW ARE YOU TODAY sambil melengkapi mindmap yang sudah saya siapkan. Kebetulan banyak yang yang sudah tahu tone lagu itu, sehingga mereka mengerjakan tugas mereka sambil bersenandung. Latihan terakhir adalah membuat mindmap dari artikel bacaan. Sepanjang fase ke dua ini, peserta meliukkan tangan dan sesekali badan mereka.

Fase penutupan diawali dengan membuat kesimpulan bersama dari apa yang sudah dibicarakan dan dipraktekkan. Semua setuju bahwa input hari itu sangat bermanfaat. Fase ini diakhiri dengan pembagian hadiah untuk para pemenang.

Alhamdulillah……, tak hentinya kuhunjukkan kehadapanNya, karena saya tidak saja mendapatkan kepuasan batin yang luar biasa, tetapi juga kesempatan untuk berbagi pengetahuan, beramal kebaikan: bikin orang senang, senyum, bahkan tertawa. Disamping itu saya mendapat banyak teman. Subhanalloh kami benar-benar merasa seperti saudara saat itu.

"Terimakasih yang tulus" juga harus diucapkan kepada kang WP yang tlah memudahkan saya mewujudkan semuanya, kepada Abang dan Aya juga yang mengantar dan setia menunggu sampai sore. Saya juga ingin menyebut: teman-teman smago, yang slalu dukung dan beri saya semangat. Without you all I`m nothing.

15 Januari 2009

Happy birthday sweety

My dearest angle, zahra,
today reminds me of solemn
and blessed day
cos finally you came into this world
for me to hold, love and care.

Happy birthday sweety.

May inner n outer beauty always reside in you.

13 Januari 2009

In a grammar lesson

Kang Centung was sitting in his Eglish class. It was a hot afternoon and he was feelinng sleepy. It was a grammar lesson. Kang Centunng was bored. He hated grammar. He wanted to leave school and work. He wanted to be a gardener. He looked out of the window. He looked at the trees and flowers. Then he started day-dreaming.
After 10 minutes the teacher stopped talking. She asked the students to do a grammar exercise in their book. She saw that kang Centung wasn`t doing the exercise, so she said,
"Why aren`t you writinng, Tung?"
Kang Centung stopped dreaming and said,
"What, Miss?"
" Wake up, Tung!"
the teacher said. "Why aren`t you writing?"

Kang Centung thought for a moment and replied in English,
"I ain`t got no pencil."
The teacher looked at Ka
ng Centunng and corrected his grammar mistake. "I ain`t got no pencil? You mean. You don't have a pencil?"
K
ang Centung did not understand the teacher, so he said, "Sorry, Miss."
The teacher reviewed the use of doo
n`t and doesn`t in an angry voice, "I don`t have a pencil. You don't have a pencil. He doesn`t have a pencil. She doesn`t have a pencil. We don`t have pencils. have pencils. Now, do you understand, Tung?"
Kang Centung looked at the teacher for
a moment and then he said, "Oh my God, What happened to those pencils, miss?"

DALAM SEBUAH KELAS TATA BAHASA

Kang Centung sedang mengikuti kelas bahasa Inggris. Siang itu panas dan dia merasa ngantuk. Pelajarannya tata bahasa. Kang Centung bosan. Dia benci tata bahasa. Dia mau berhenti sekolah dan bekerja. Dia mau menjadi seorang tukang kebun. Dia melihat keluar jendela. Dia memandangi pohon dan bunga. Kemudian dia mulai melamun.
Sesudah 10 menit gurunya berhenti berbicara. Dia meminta murid-muridnya mengerjakan latihan tata bahasa di buku mereka. Gurunya melihat bahwa kang Centung tidak mengerjakan latihan, maka dia berkata,
"Mengapa kau tidak menulis, Tung?"
Kang Centung berhenti melamun dan berkata,
" Apa, Miss?"


"Bangun, Tung!" kata gurunya. "Mengapa kau tidak menulis?"
Kang Centung berpikir sebentar dan menjawab di bahasa Inggris,
"I ain`t got no pencil."
Gurunya memandang Kang Centung dan membetulkan kesalahan tata bahasanya,
"I ain't got no pencil? Maksud kamu, I don't have a pencil?
Kang Centung tidak mengerti gurunya, maka dia berkata
"Sorry, Miss."
Gurunya mengulangi penggunaan don`t dan doesn't dengan suara marah,
"I don`t have a pencil. You don`t have a pencil. He doesn`t have a pencil. She doesn`t have a pencil. We don`t have pencils. They don`t have pencils. Sekarang, kamu mengerti Tung?"
Kang Centung melihat gurunya sesaat dan kemudian berkata,
"Ya Alloh, apa yang terjadi pada pensil-pensil itu, Miss?"

HUMOR`S HEALING POWER

I am back to keep my promise to tell you an anecdote about kang Centung. But, before I tell you about kang Centung, let me tell you why I write anecdotes for you. One of the reasons is because humor has healing power. Please check out this article.


HUMOR`S HEALING POWER (Daya Penyembuh Humor)

It is not a joke that humor can reduce pain and help healing.
Bukan dagelan kalau humor bisa mengurangi rasa sakit dan membantu penyembuhan.
Medical research has shown that laughter can improve physical and mental health.
Penelitian medis telah membuktikan bahwa tawa dapat memperbaiki kesehatan fisik dan mental.

Medical Research Result
Hasil Penelitian Medis

Lee Berk, M,D. has proven that laughter has a significant role in fighting viruses, bacteria, cancer and heart deseases.
Lee Berk telah membuktikan bahwa tawa berperan penting dalam memerangi virus, bakteri, kangker dan penyakit-penyakit jantung.
In his book Dr. Paul E. McGhee wrote that laughter lowers blood preasure and stress hormones in the blood. It also reduces pain and strengthens the immune system.
Di bukunya Dr McGhee menuliskan bahwa tawa menurunkan tekanan darah dan hormon stres dalam darah. Tawa juga mengurangi rasa sakit dan memperkuat sisitim kekebalan.
The killer cells in the blood increase in number and become active.
Sel-sel pembunuh dalam darah bertambah jumlahnya and menjadi aktif.
They seek and destroy tumor cells.
Sel-sel tersebut mencari dan membunuh sel-sel tumor.
Lisa T. Wesan stated that laughter increses oxygen supply to the brain and improves memory and cognition, relaxes muscles, realeases toxins and stess.
Lisa menyatakan bahwa tawa meningkatkan pasokan oksigen ke otak dan memperbaiki daya ingat dan daya pikir, melemaskan otot, dan menghilangkan racun dan stres.
Laugter can also provide cardiovascular benefits.
Tawa juga memberikan manfaat untuk jantung dan penyakit-penyakit jantung.
William Fry Jr., M.D., a psychiatrist from Stanford University, found that 15 minutes of laughter equals 10 minutes on a stationary bike in reaching the same heart pulse rate.
William, seoarng psikiater dari Stanford Uiversity, memukan bahwa utuk mencapai jumlah denyut jantung yang sama, tertawa 15 menit sama dengan 15 menit bersepeda ditempat.

Two Kinds of Laughter

Dua Jenis Tawa


There are two kinds of laughter: spontanious and stimulated laughters.
Ada 2 macam tawa: tawa spontan dan tawa dipancing.
We laugh spontaniously when we see, read, or hear something funny.
Kita spontan tertawa ketika kita melihat, membaca, atau mendengar sesuatu yang lucu.
What if there's nothing funy to laugh at?
Bagaimanna kalau tidak ada sesuatu yang lucu untuk ditertawakan?
Still we can laugh without any reasons. Just laugh. We stimulate ourselves to laugh.
Kita masih bisa tertawa tanpa alasan. Tertawa saja. Kita pancing diri sendiri utuk tertawa.
Fortunately either spotanious or stimulated laughter has healig power.
Untungnya baik tawa spontan maupun tawa yang dipancing punya daya penyembuh.
Both are equally effective.
Keduanya sama-sama effective.

How To Laugh

Bagaimana Cara Tertawa

To get the health benefits of laughter we do not have to laugh our head off.
Untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari tawa kita tidak perlu tertawa terbahak-bahak.
A simple giggle or chuckle will do. Even mere anticipation of laughinng could help.
Nyekikik atau nyengir saja juga bisa. Bahkan hanya mengira akan tertawa, bisa membantu mendapatkan manfaat itu.
In a research some healthy men were tested.
Dalam sebuah penelitian beberapa orang sehat ditest.
They were told that in 3 more days they would see a comedy video.
Mereka diberitahu bahwa 3 hari lagi mereka akan melihat video komedi.
These people experienced drop in stress hormones and increase in hormones that benefit the immune system.
Orang-orang ini mengalami penurunan hormon stress dan mengalami kenaikan hormon yang berguna untuk sistim kekebalan tubuh.
These changes became more noticable when it got closer to the show time.
Perubahan-perubahan tersebut semakin terlihat ketika saat pertunjukan semakin dekat.
In short, if you want to be healthy cheaply, just laugh,
Pendeknya, kalau anda mau sehat secara murah, tertawalah.
because laughter is as beneficial as exercise, good nutrition, and enough rest.
karena tawa sama bergunanya dengan olah raga, gizi yang baik, dan istirahat yang cukup.
Remember what William James, a psychologist, once said, "We don`t laugh because we are happy, but we are happy because we laugh."
Ingatlah apa yang pernah dikatakan ooleh William James, seoorang psikolog," Kita tidak tertawa kareena kita bahagia, tetapi kita bahagia karena kita tertawa."

11 Desember 2008

something that will change your life

Hello again, my smago 86 fellows. How are you? Hope you`re doing fine. Do you still want to learn English with fun? Here I am to keep my promise: writing an anecdote about kang Aliong in Indonesian and English. Enjoy reading!

Sebelum jadi pengusaha sukses seperti sekarang, kang Aliong memulai usahanya sebagai sales yang menjual vacuum cleaner.
(Before becoming a successful business man like today, kang Aliong started his business as a salesman who sold vacuum cleaner.)

Pada suatu hari kang Aliong pergi ke pedesaan untuk menjual barang dagangannya.
(One day, kang Aliong went to a countrygside to sell his goods.)

Dia mendatangi sebuah rumah di ladang pertnian.Dia disambut oleh istri pak tani.
(He came to a farmhouse. He was welcomed by the farmer`s wife.)

Kang Aliong langsung bicara.
(Kang Aliong started talking immidiately)

"Bu, berapa lama ibu menyapu lantai rumah ini?
(Madam, how long do you sweep the floors of this house?)

"Lama. Ini tanah pertanian. Lantainya cepat kotor," dia menjawab.
("Long time. This is a farm. The floors get dirty easily," she replied.)

" Dan berapa lama anda membersihkan sofa dan kursi-kursi?"
("And how long do you clean the sofa and chairs?")

"Lama. Anjing kami selalu mendudukinya," jawabnya.
("Long time. Our dog always sits on them, " she answered.)

Kang Aliong tersenyum dan berkata, "Bu, ini hari keberuntungan anda. Saya akan menunjukan sesuatu yang akan merubah hidup anda."
(Kang Aliong smiled and said, " Madam, this is your lucky day. I will show you something that will change your life.")

Kang Aliong memperlihatkan vacuum cleanernya. Tapi istri pak tani tidak kelihatan tertarik.
(Kang Aliong showed his vacuum cleaner. But the farmer`s wife didn`t look interested)

Kemudian kang Aliong membuang satu tas besar penuh, kotoran dan potongan kertas kecil-kecil ke seluruh lantai dan karpet.
(Then, kang Aliong threw a big-bag-full of dirt and very small pieces of paper over the floors and carpets.)

Istri pak tani sangat terkejut. Sebelum dia sempat berbicara, kang Aliong berkata,
(The farmer`s wife was very surprised. Before she could speak, kang Aliong said,)

"Bu, kalau alat ini tidak menyedot semua kotoran dan kertas, saya akan memakannya."
("Madam, if this gadget doesn`t suck all of the dirt and paper, I will eat them.")

Istri pak tani memandang kang Aliong dan berkata, " Oke, akan saya ambilkan sendok. Tidak ada listrik di sini."
(The farmer`s wife loked at kang Aliong and said, "Okkay, I`ll get you a spoon. There is no electricity here.)

Sobat smago86, anekdot di atas bisa dikaitkan dengan 'usaha' untuk mencapai suatu tujuan. Nah berikut ini akan saya kutip beberapa kata mutiara bahasa Inggris yang berhubungan dengan hal itu. Saya mulai dengan menyebut nama Alloh (Begitu pesan kang Imam, ya kang?)

  1. Let`s do the best; let Alloh do the rest.(Mari kita berusaha sebaik-baiknya; Biarkan Alloh menyelesaikan sisanya)
  2. If there is a will, there will be a way (Kalau ada kemauan, pasti ada jalan.)
  3. No pain, no gain. (Tak ada usaha, tak ada hasil)
  4. Every cloud has a silver lining. (Setiap permasalahan pasti ada jalan keluar.)
  5. Think before you leap. (Berpikirlah sebelum bertindak.
  6. If quitters never win, and winners never quit, what fool came up with is 'Quit while he is ahead' ( Jika orang yang berhenti tidak pernah berhasil, dan orang yang berhasil tidak pernah berhenti, yang dipikirkan orang bodoh adalah 'berhenti padahal dia sudah mulai')
  7. Don`t be unhappy if your dreams never come true-just thankful your nigtmares don`t ( Jangan sedih jika mimpimu tidak menjadi kenyataan-bersyukurlah karena mimpi burukmu tidak menjadi kenyataan.)

Ok, guys those were the wise words. Hope one or two of the words will inspire and encourage (menyemangati) you not to give up easily. Thanks for your attention. See you with another anecdote and wise word.(Siap-siap, kang Untung).

21 November 2008

That`s one!”

Once upon a time, there was a bachelor who lived alone in an isoolated village, Sedayu. The young guy`s name was kang Dwijo.
Dahulu kala, ada seorang pemuda yang masih bujangan dan tinggal sendirian di sebuah desa terpencil, yaitu Sedayu. Pemuda itu bernama kang Dwijo.

Because of living alone and isolated so long that he became a stern and reserved man.
Karena sudah terlalu lama hidup sendiri dan terpencil, maka dia menjadi laki-laki yang kaku dan pendiam.

However, finally He married a very young girl whom he knew from a match-making agency
Akan tetapi akhirnya dia menikahi gadis belia, Ayu yang dia kenal dari birojodoh.

One day, kang Dwijo and his wife wanted to go down town to celebrate their marriage.
Suatu hari kang Dwijo dan istrinya ingin pergi ke kota untuk merayakan perikahannya.

They rode a horse through the forest.Suddenly, the horse stopped. Kang Dwijo was angry
Mereka menunggang kuda meyusuri hutan. Tiba-tiba kudanya berhenti. Kang Dwijo marah

He shouted: "That`s one" Ayu was scared but didn`t dare to say anything.
Dia berteriak: "Itu satu!" Ayu ketakutan, tetapi dia tak berani berkata apapun.

The horse was scared too. So it walked again.
Kudanya juga ketakutan. Maka kudanyapun berjalan lagi.

After some meters, the horse stoped for the second time. Kang Dwijo became angrier.
Setelah beberapa meter, kudanya berhenti ke dua kalinya. Kang Dwijo tambah marah.

Then he thundered: " That`s two !!!"
Kemudian dia berteriak bagaikan halilintar: "Itu dua !!!"

His wife and horse were extremely scared.The horse walked again. Not long after that the horse stopped again. Finally kang Dwijo got off the horse.
Istri dan kudanya ketakutan bukan main. Kudanya berjalan lagi. Tak lama kemudian kudanya berhenti lagi. Akhirnya kang Dwijo turun dari kuda.

Without mercy he shot the horse`s head right between its eyes.
Dengan tanpa belas kasihan dia menembak kepala kuda itu tepat diantara kedua matanya.

His wife couldn`t stand seeing it, so she said: "Are you crazy?"
Istrinya tak tahan melihatnya, maka dia berkata: "Kamu udah gila ya?"

Kang Dwijo stared at his wife and said: "That`s one!"
Kang Dwijo menatap istrinya dan berkata: "Itu satu !"


Itulah cerita kang Dwijo, tokoh dalam cerita yang berubah kepribadian karena terlalu lama menyendiri.
Kepada yang masih bujangan, waspada ya. Ayo akhiri segera masa lajangmu!

Untuk teman-teman yang sedang mencari cinta atau yang sedang terlibat cinta simaklah pesan-pesan ini:

1. Janganlah tertarik kepada seseorang karena parasnya, sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik karena kekayaannya karena kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada seseorang yang bisa membuatmu tersenyum, karena hanya senyum yang dapat membuat hari-harimu cerah. Semoga kamu menemukan orang seperti itu.
2. Ada saat dalam hidup ketika kamu sangat merindukan seseorang sehingga ingin hati menjemputnya dari alam mimpi dan memeluknya dalam alam nyata. Semoga kamu memimpikan orang seperti itu.
3. Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan. Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan dalam dirinya.
4. Cinta adalah jika kamu kehilangan rasa, gairah, romantika, dan masih peduli padanya.
5. Cinta datang kepada mereka yang masih berharap meskipun pernah dikecewakan, kepada mereka yang masih percaya meskipun pernah dikhianati, kepada mereka yang masih mencintai sekalipun pernah disakiti hatinya.
6. Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi yang lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan tidak pernah memiliki keberanian untuk mengutarakan cintanya.
7. Memberikan cinta kepada seseorang bukan jaminan dia akan membalas cintamu! Jangan mengharapkan balasan cinta. Tunggulah sampai cinta berkembang di hatinya. Tetapi jika tidak, berbahagialah karena cinta tumbuh di hatimu.

Okkay, sahabat smago 86, mudah2an pesan cinta itu dapat menyemangatimu ataupun mengobati hatimu. Jumpa lagi di pesan mutiara dan anecdote dengan tokoh kang Aliong minggu depan.

07 November 2008

WHAT DO WE LIVE FOR? (Part #2)

Hi. See you again. Actually I wanted to write this weekend, but I couldn’t wait to see you again, So here I am.

Dou you still remember what we should do in our life? Yes. We should live, love, learn, and leave a legacy. I have discussed two of them, right? Now let me talk about the other two.

Learn (belajar)

Belajar disini berarti usaha memperbaiki diri. Untuk memperbaiki diri kita bisa berguru dari apapun, atau siapapun. Apapun bisa kita jadikan sumber ajar. Disamping sekolah, kursusan, printed dan electronic media, kita bisa juga bisa belajar dari apa yang kita lihat atau alami setiap hari: dari kegagalan kita, dari kesalahan kita, dari kelalaian kita, ataupun dari hasil tindakan kita.

Alam juga bisa memberikan kita very good examples. Ombak yang tak berhenti bergulung mengajarkan kita untuk bekerja dengan rajin dan setia. Air yang bermuara mencontohi kita bahwa everything has an end, jadi ketika kita sedang menikmati kesenangan, kita siap jika kesenangan itu harus berakhir; sebaliknya kalau kita sedang bersusah, kita optimis bahwa senang akan menjelang mengakhiri derita.

Akar tumbuhan yang menjalar kemana2, daun yang selalu mengejar sinar matahari memberi kita inspirasi untuk menemukan banyak cara penyelesaian masalah. There is always another way to Rome, kata pepatah. Tidak hanya dari apapun kita bisa belajar, tetapi juga dari siapapun. Orang yang lebih tua dari kita biasanya mengajari kita, dan kita menurut. Apakah anda juga mau diajari oleh yunior anda atau oleh anak kecil? Belum tentu kita lebih tahu dari junior kita. Mungkin kita tahu banyak hal tapi baru sedikit. Tidak ada ruginya menimba ilmu dari orang muda yang tahu banyak dari satu atau dua hal. Sebaiknya kita tidak usah melihat siapa ’guru’ kita. Asalkan ajarannya baik tuk perbaiki diri kita, ikuti aja. Jangan biarkan ego mengontrol kita. Jangan jaim, gitu lho, karena jaim pangkal rugi buesaaar. Pokoknya syukuri hidup dengan mengisinya dengan belajar teruuus supaya menjadi orang yang lebih baik dari hari ke hari. Gratis kok. Modalnya hanya kemauan dan kerendahan hati untuk berubah. Ya Allah berilah saya kemampuan untuk mengubah apa-apa yang bisa saya ubah. Dan berilah pula saya kemampuan untuk ikhlas menerima apa-apa yang tidak bisa saya ubah


Leave a legacy (tinggalkan kebaikan)

Macan mati meninggalkan belang. Kita mati hendaknya meninggalkan kebaikan. Meninggalkan banyak harta memang baik, tapi belum tentu yang ditinggali memanfaatkannya dengan baik. Salah2 malah jadi maksiat. Jadi meninggalkan harta bisa berarti meninggalkan masalah. Bisa jadi hantu gelisah, deh kita. Kalau begitu tinggalin aja anak cucu, saudara, teman, dan tetangga dengan ’ilmu’ yang bermanfaat, contoh2 sikap dan perilaku hidup yang baik, sehingga kalau kita mati kitapun tetap berguna karena tinggalan2 kita itu.

Well guys, that`s all. Hopefully this contemplation (renungan) will not only make you contemplate, but also make you act. Let’s get the ball rolling (mari kita mulai). All the beginning is difficult, guys. But kang Untung said that we had to start. Remember: our life is getting shorter, and our chance (kesempatan) is getting less (semakin sedikit). Don’t put it off (jangan ditunda).


See you! Nantikan saya di episode “kata-kata mutiara”

by Retno Sulistyaningrum, from Jogja with love!

06 November 2008

Jadikan yang terbaik dari setiap hal yg hadir dalam hidupnya

Pak Purnomo is a very successful businessman, so he has to travel a lot.
Pak Purnomo adalah seorang pengusaha yang sangat sukses, sehingga beliau harus banyak bepergian
He is 58 years old, and his wife, Jeng Sri, is just 28.
Beliau berusia 58 th, dan istrinya, Jeng Sri, baru 28
When he went abroad to make a business deal, he told his driver, Sarno, to take his wife anywhere she wanted.
Ketika beliau pergi keluar negeri untuk membuat persetujuan bisnis, beliau menyuruh supirnya, Sarno, untuk mengantar istrinya kemana saja istrinya mau.
One day Jeng Sri went to Sarno`s room upstairs. She wanted him to take her to go shopping.
Suatu hari Jeng Sri pergi ke kamar Sarno di atas. Dia mau Sarno mengantarnya belanja.
Jeng Sri knocked at the door. Sarno open the door, so she went in.
Jeng Sri ketuk pintu. Parno buka pintu, maka Jeng Sri masuk.
She said, "Sar, take of my dress." Sarno replied, "Certainly, Madam"
Jeng Sri berkata, "Sar, lepas gaunku." Sarno menjawab, " Tentu, Nyonya."
She continued asking, "Sar, take of my shoes." Sarno answered, "Of course, Madam"
Jeng Sri lanjutkan meminta, "Sar, lepas sepatuku." Sarno menjawab, "Tentu saja, Nyonya."
After that she lnooked into Sarno`s eyes. Then she told him "…………………………!"
Setelah itu Jeng Sri menatap mata Sarno. Kemudian menyuruhnya ".........................................................................."


Jawabannya adalah "And do not ever wear my clothes again"(Dan jangan pernah pakai pakaian saya lagi!)
Kalau diacak jadinya begini: again-my-donot-clothes-wear-And-ever (lagi-saya-jangan-pakaian-pakai-Dan-pernah)
Pesannya adalah: untuk yang merasa tidak bahagia karena sering harus meninggalkan atau ditinggalkan pasangannya, atau karena apa saja, simaklah pesan ini:

1. Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Tetapi acapkali kita terpaku lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.
2. Orang-orang yang paling berbahagia tidak selalu memiliki hal2 terbaik, mereka hanya berusaha menjadikan yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam hidupnya.

WHAT DO WE LIVE FOR?

WHAT DO WE LIVE FOR?

Have you ever asked yourself what you live for? Did you find the answer?
Good! For you who haven`t found the answer to that challenging question, please check out the answer. The answer is in an advice. Here it is.
"Life is short, guys, so live, love, learn, and leave a legacy"
Let me try to explain that phylosophical advice in my own words based on my own interpretation (dan pakai BI aja ya, biar jelas)

Live ( hiduplah)

Live your life. Jalanilah hidupmu. Hidup adalah karunia Tuhan kepada kita. Sudah sepantasnyalah kita menyukurinya dengan menjalaninya semampu kita. Bekerjalah supaya kita bisa melangsungkan hidup. Namun janganlah membalik prinsip ini menjadi `hiduplah untuk bekerja'! Prinsip hidup seperti itu menjauhkan kita dari syukur; sebaliknya mendekatkan kita pada kufur.
Practicing life principle like that is very dangerous, guys! Apa bahayanya? Tentu saja kita akan menjadi workoholic dan materialistic. It will become worse (lebih buruk) kalau kita lupa waktu. The worst thing is (Yang paling buruk)

kalau kita lupa diri; lupa bahwa kita adalah diri yang punya keluarga, sanak saudara, dan teman; lupa bahwa kita adalah diri yang ada karena diciptakan dan diberi hidup olehNya untuk mengingatnya dan bersyukur padaNya. In short, sibuk si boleh aja, tapi jangan sampai `lupa'. Jarene wong sing slamet kuwi wong sing tansah eling lan waspodo. Elingo Gustimu lan keluargamu. Para garwa, mangga sami dipun sempataken tilpun utawi sms, sinaosa namung bade ngendiko `Hi sweetheart. I love you. I miss you. I`m thingking about you'.

Love

Love bukan berarti `bercintalah' lho. tapi` mencintailah. Tunjukanlah rasa syukur karena telah diberi hidup dengan mengisi hidup itu untuk mencintaiNya, sesama, dan lingkungan (Habluminalloh, Habluminanas,dan Hablumin lingkungan, ... he.. he..)
Kalau kita menjalankan dan menjaga hubungan2 itu, pasti hidup kita menjadi indah, nggak ada perang, dan bencana karena ulah manusia. Mimpi kali! Paling tidak kita bisa contribute to the piece and harmony of the world.

To be continued ya.

by Retno Sulistyaningrum, from Jogja with love!